Menulis Lagi

Kemarin, 7 November 2021, orang yang bernama Annantha Ayu Nugroho ini random banget search namanya sendiri di google. Dan ternyata aku menemukan blogku ini, blog yang udah lama banget gapernah aku check even menyadari kalo keberadaannya ada pun aku lupa 🙂 jadi mari kita mulai curhatan random Annantha Ayu yang pertama pada blog ini.

Aku gapeduli nantinya akan ada seseorang yang kepo dan membaca satu per satu isi di blog ini HAHAHA cause I share what I wanna share dan semoga apapun yang akan aku share nantinya bakalan mengubah pandangan kalian tentang sesuatu hal. Semoga ada manfaatnya HEHE

Tiga tahun belakangan ini, hidupku bener-bener bisa dibilang caur banget. Aku ngalamin banyak banget kehilangan orang-orang di hidupku yang bener-bener bikin aku bisa se-down itu sampe depresi. Banyak hal yang ngubah kehidupanku termasuk mengubah diriku sendiri.

Dua ribu dua puluh.

Bisa aku bilang tahun terkelam sejarah kehidupanku. I lost my mom forever. I couldn’t see her in my life, anymore.

Pernah baca suatu kalimat yang bilang kalo kamu masih bisa melihat senyuman ibumu, it means dunia masih baik-baik aja. Dan kehidupanku nyatanya udah ga baik-baik aja.

Kedua, setelah kepergian mamaku, aku menemukan seseorang yang aku kira pada akhirnya bakal nemenin aku selamanya, nyatanya enggak. Aku pikir, dia nantinya jadi obat, nyatanya dia jadi racun di kehidupanku. Dia menghilang setelah aku memutuskan untuk mengakhiri hubunganku dengan dia lewat pesan Whatsapp. Hubungan ini sungguh toxic tapi aku tidak pernah menyesal pernah menjalani hubungan dengannya. Kalo kamu baca ini, terimakasih ya pernah menimbulkan luka yang membuat aku jadi aku yang lebih baik lagi. Sehat selalu 🙂

Lalu yang terakhir. Aku kehilangan teman-temanku. Teman kantor yang menjadi sahabatku juga. Saat aku memutuskan untuk menjalani hubungan dengan mantanku, aku menjauh dari mereka. Aku memandang mereka toxic dalam hidupku, nyatanya sebaliknya 🙂 tapi yasudah, aku tidak pernah menyesali itu. Aku banyak belajar dan aku sudah berdamai.

Aku bilang “kehidupanku udah nggak baik-baik aja setelah mama nggak ada“, awalnya, namun pada akhirnya tidak demikian 🙂

Banyak support yang datang, banyak kemudahan, banyak hal yang dulunya mungkin gabisa aku kerjain akhirnya bisa ku lakuin, banyak hal yang mengubah kepribadianku, pokoknya banyak sampai aku gabisa mention itu satu per satu, terlalu banyak.

Yang pasti, aku sekarang lebih bisa melihat segala sesuatu dari segala sisi. Menjadikanku jadi orang yang tidak gegabah 🙂

Thank you Lord.

Kehidupan terus berjalan sampai waktunya tiba. Aku belajar untuk nggak nyia-nyiain waktu yang udah Tuhan kasih buat aku 🙂

Leave a comment